A Cup of Story (Secangkir Cerita)

Minggu, 25 Januari 2015

Boleh Kutambahkan Rindu?

Boleh Kutambahkan Rindu?


"Hai, apa kabar hatimu hari ini? Apa sedang berkeringat? Lelah menentukan pada siapa hatimu akan kau tambatkan? Haha, aku sudah tahu dari awal kau tak bisa hidup sendiri, sejak pertama kau bilang kau ingin sendiri? Aku tahu kau akan munafik dgn kata itu, aku hanya membatin saja. Kau haus akan teman hidup, kan?" Kutambahkan saja rindu ini, aku membencimu. Kau berdusta terlalu banyak. Kau bilang kau lelah dengan yang namanya kesempatan.

Aku tak benar-benar ingat tanggal di mana kau membalas pesanku, tapi yang aku tahu hari itu, hatimu kaku untukku, lantaran ia berjuang untukmu. Lalu hari-hari berikutnya, aku yg meluluhkan hatimu, meraih kembali sesuap demi sesuap kata sayang padaku, dan mulai kau kaku hati padanya. Kau bilang kau telah lama kaku hati. Luguku, aku mengiyakan.

Dan kini, lihatlah jemari lentikmu telah berhasil membawaku musnah dari peradaban hatimu itu, sekali lagi. Kau pandai mengusap peluhmu dan mengkhianati kata-katamu, namun kau tak pandai membersihkan ludahmu yang sudah terlanjur bersarang pada rahang hatiku. Aku sudah terlanjur percaya.

Hey, kamu! Kamu kekasih dari kekasihku, jaga ia baik-baik. Jangan sampai lagi pagi-pagi kau bangun dan menyadari ada sesuatu yg kau genggam itu hilang. Ia terlalu berharga untuk tidak kau hargai karyanya. Ia terlalu manis untuk kau lepas harkatnya. Bukan kaya yang ia mau, ia hanya butuh teman berjuang saat ia tahu semua orang menentangnya. Hey, kamu! Salam hormatku tak kuumbar begitu saja padamu. Biar ia yg mengeja.

Hai, kamu, yang sedang memulai kembali dengan kekasihmu, lekas sembuh. Dari infeksi yang kau sebabkan dengan menjilat ludahmu. 
Kau tahu aku akan menulis di sini, tak perlu kau baca pun tak apa. Aku sengaja menulis tak terlalu panjang, karena aku tahu itu bisa membuat matamu berbintang saat membacanya.

Tak usah kau baca pun tak apa, ini hanya sebagian dari seonggok rindu dan nestapa,

—DAPw, @tweetbatin
Share This

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Distributed By Blogger Template | Designed By Blogger Templates