Jangan Menyisakan Yang Membuatku Rindu.
Aku tahu kau sudah lelah bermimpi. Kau sudah selesai dengan urusanmu denganku dan memilih pergi tak meninggalkan bekas di sini. Aku sangat mengerti kau tengah jauh-jauh melangkah pergi. Menyeret semua persendian hidup yg tak terkendali. Dengar, jangan meninggalkan bekas untukku di sini.
Dengar, kau pergi aku tak apa. Meski kau telah berjanji kau akan bersamaku sampai tua.
Kau berjanji padaku saat dua tahun lalu aku tiba-tiba tebangun tengah malam dan cepat-cepat menyuruhmu berjanji kau tak akan meninggalkanku. Kau berkata, "Iya, sayangku. Aku berjanji untukmu," dan ku dengar suara manismu bergembira karna kau tau segitunya aku menyayangimu. Dan kau pun tahu, tak akan pernah kau temukan seorangpun yg mampu menyayangimu seperti caraku menyayangimu dalam diamku.
Aku mengerti kau telah selesai denganku. Aku merasa kau begitu, jadi aku berusaha baik-baik saja untukmu. Tapi kumohon,
Ketika kau mengemas baju hangatmu untuk kau pakau bersama priamu, dan buku-buku favoritmu untuk kau bacakan pada priamu,
jangan lupa kau bawa satu mimpi di mana hanya kita berdua tersenyum tanpa keluh. Mimpi yg tak menghiraukan remuknya hati saat ada kata-kata "aku tak lagi mencintaimu, aku mencintai yg baru".
Jangan lupa ambil semua nafas yg kau hirup pada setiap malam kau tertidur dengan suara nafasku.
Jangan lupa bawa semua lagu yg pernah kunyanyikan pada gitar yg senarnya terputus di tengah lagu.
Jangan lupa ambil semua ciuman tanpa sentuhan yg kau perawankan dan kupatenkan.
Jangan lupa bawa semua pelukan dan detak jantungku yg dulu ingin kau dengarkan.
Aku sudah cukup sengsara saat semua hal yg kulihat di setiap sudut di dunia ini, mengingatkanku akan betapa letihnya kau bersamaku. Dan setiap hal-hal kecil bagian dari apa yg kulihat secara nyata, mereka tak menyerah untuk mengingatkanku akan manisnya senyummu.
Jangan meninggalkan setitikpun untukku. Jangan hanya aku yg merugi dan tertusuk manisnya duri masa laluku. Aku sudah cukup binasa batinku saat kutahu kau tengah bersama idaman baru,
Aku yg tak pernah kau persiapkan untuk kau tinggalkan,
—DAPw, @tweetbatin


sedih banget ni tulisan...
BalasHapussalam kenal.....
Trmksh. Jgn kapok baca2 lagi ya haha
HapusBaca ini pas gerimis.. Asli sendu, FAVORIT!
BalasHapus