A Cup of Story (Secangkir Cerita)

Selasa, 12 Januari 2016

Bagian (3) dari Hidup.

Bagian Ketiga dari Hidup.



Menunggu.

Di balik setiap tawaku, akan terdengar melodi sumbang melambangkan nada tunggu.

Menunggu utk siap dicaci maki. Menunggu utk siap membuka diri.
Menunggu utk sekadar ditemani.
Menunggu utk memaafkan masa lalu dan memperluas hati.
Menunggu masa lalu utk rela tak lagi dihidupi.
Menunggu orang baru menyapu bersih sisa-sisa nanar yg mewabah menggerogoti.
Atau 
menunggu takdir yg membawaku mendekap hangat matamu setelah miliyaran hitungan jemari.
Menunggu dengan sabar, kapan nanar ini berhenti menyakiti, ketika kulihat lagi potretnya menggenggam tanganmu saat dinginnya pagi.
Menunggu masa, ketika ia yg jutaan malam berbaring lembut di ambang sanubari, menyeringaikan senyum termegahnya pada satu malam yg kuhadiri.
Menunggu singa-ku melepaskan diri mendekap pandangannya tak lebih dari sejengkal tatap mata ini.

Namun aku yakin, waktu tak akan menghianatiku. Orang bilang, sesuatu yg hebat butuh lebih banyak waktu. Aku belajar sabar, sembari terus membenahi diri yg akan jadi cerminan dari pendampingku.

Waktu juga tak akan bisa membodohiku, karna sumpah, aku akan menuntut upahku selama menjadi budak sang waktu!

Hari ini, mungkin orang-orang sudah ribuan kali menelan racun sepanjang hidupnya, dengan harapan hatinya tak lagi bernanah karna sering terluka. 
Berharap racun-racunnya membawa mereka melewati waktu-waktu menunggu bagi mereka. Mungkin aku juga memasukkan racun dalam tubuhku, berharap utk tidur sampai waktuku terbangun adalah tepat di sebelahmu, tepat di dalam rengkuhanmu.

Jangan menunggu setengah jiwa. Sedang jiwamu kini diambang dua rasa. Hidupku sudah penuh prahara pembawa nanah. Dan berhentilah membuat lubang di hidupku hanya lantaran kau sudah berhenti menyatakan cinta.

Kutitip rinduku, pada celah terbaik saat megahnya pagelaran hujan membawa semilir sendu.


Dariku, aku yg menuang sesendok sendu pada kopi pagi tanpa rengkuh.
—DAPw. @tweetbatin








Share This

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Distributed By Blogger Template | Designed By Blogger Templates